Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan Online untuk Perorangan

Kabar gembira, tenaga kerja perorangan kini sudah bisa daftar BPJS Ketenagakerjaan online. Pada artikel ini, akan disajikan informasi lengkap mengenai manfaat BPJS Ketenagakerjaan, persyaratan dan cara daftar BPJS Ketenagakerjaan online untuk perorangan atau mandiri.

Pendaftaran BPJS Keteragakerjaan secara online bisa dilakukan untuk 2 calon peserta, yaitu atas nama perusahaan dan atas nama perorangan atau mandiri.

BPJS Ketenagakerjaan berbeda dengan BPJS Kesehatan. BPJS Kesehatan dulunya bernama ASKES. BPJS Kesehatan merupakan program JKN (Jaminan Kesehatan Nasinonal) untuk seluruh warga negara agar mendapat perlindungan kesehatan berupa rawat inap, pelayanan medis dan obat-obatan. BPJS Kesehatan mulai beroperasi sejak tanggal 1 Januari 2014.

Baca juga: Cara Daftar BPJS Kesehatan Online

BPJS Ketenagakerjaan merupakan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dulu dikenal sebagai JAMSOSTEK (Jaminan Sosial Tenaga Kerja). Berdasarkan UU No. 24 Tahun 2011 tentang BPJS, PT. Jamsostek berubah menjadi BPJS Ketenagakerjaan dan beroperasi mulai tanggal 1 Januari 2015.

BPJS Ketenagakerjaan wajib diikuti oleh seluruh warga negara Indonesia yang bekerja dan memiliki upah agar aktifitas dalam bekerja terlindungi.

Program BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan memiliki beberapa program, yaitu program Jaminan Hari Tua (JHT), Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Program Jaminan Kematian (JKM), Program Jaminan Pensiun, Jasa Konstruksi, Bukan Penerima Upah (BPU).

Manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan

1. Program Jaminan Hari Tua (JHT)

 Program Jaminan Sosial merupakan program perlindungan yang bersifat dasar bagi tenaga kerja yang bertujuan untuk menjamin adanya keamanan dan kepastian terhadap risiko-risiko sosial ekonomi.

Manfaat Program Jaminan Hari Tua (JHT) adalah berupa uang tunai yang besarnya merupakan nilai akumulasi iuran ditambah hasil pengembangannya, yang dibayarkan secara sekaligus apabila peserta mencapai usia 56 tahun, meninggal dunia dan/atau cacat total tetap.

2. Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)

Kecelakaan kerja termasuk penyakit akibat kerja merupakan risiko yang harus dihadapi oleh tenaga kerja dalam melakukan pekerjaannya.

Manfaat Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) di antaranya jaminan kesehatan, uang tunai, santunan kecacatan, santuan kematian dan biaya pemakaman, beasiswa bagi peserta yang meninggal atau cacat total akibat kecelakaan kerja dan lain-lain.

3. Program Jaminan Kematian (JKM)

Jaminan Kematian diperuntukkan bagi ahli waris dari peserta program BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal bukan karena kecelakaan kerja.

Manfaat Program Jaminan Kematian (JKM) yaitu uang tunai yang diberikan kepada ahli waris ketika peserta meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja.

4. Jaminan Pensiun

Jaminan pensiun adalah jaminan sosial yang bertujuan untuk mempertahankan derajat kehidupan yang layak bagi peserta dan/atau ahli warisnya dengan memberikan penghasilan setelah peserta memasuki usia pensiun, mengalami cacat total tetap, atau meninggal dunia.

Manfaat pensiun adalah sejumlah uang yang dibayarkan setiap bulan kepada peserta yang memasuki usia pensiun, mengalami cacat total tetap, atau kepada ahli waris bagi peserta yang meninggal dunia.

5. Jasa Konstruksi

Jasa Konstruksi adalah layanan jasa konsultasi perencanaan pekerjaan konstruksi, layanan jasa pelaksanaan pekerjaan konstruksi dan layanan konsultasi pengawasan pekerjaan konstruksi.

Manfaat mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan ini adalah mendapat santunan kecelakaan dan kematian akibat kecelakaan kerja.

6. Bukan Penerima Upah (BPU)

Tenaga Kerja yang melakukan pekerjaan di Luar Hubungan Kerja (LHK) adalah orang yang berusaha sendiri yang pada umumnya bekerja pada usaha-usaha ekonomi informal.

Tenaga Kerja Luar Hubungan Kerja (LHK) meliputi: Pemberi Kerja; Pekerja di luar hubungan kerja atau Pekerja mandiri dan Pekerja yang tidak termasuk pekerja di luar hubungan kerja yang bukan menerima Upah. Contoh BPU antara lain tukang ojek, supir angkot, pedagang keliling, dokter, pengacara/advokat, artis, dan lain-lain.

Baca juga: Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan Untuk Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU)

Program dan manfaat BPU adalah jaminan hari tua, jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

cara daftar bpjs ketenagakerjaan online mandiri

Syarat Daftar BPJS Ketenagakerjaan Online Maupun Offline untuk Perorangan atau Mandiri

Sebelum mendaftar BPJS Ketenagakerjaan via online atau manual, lengkapi syarat-syarat pembuatan BPJS Ketenagakerjaan berikut ini:

1. Syarat Daftar BPJS Ketenagakerjaan untuk Tenaga Kerja Dalam Hubungan Kerja

Tenaga kerja jenis ini beranggotakan pekerja sektor formal non-mandiri seperti PNS, TNI/POLRI, pensiunan PNS/TNI/POLRI, BUMN, BUMD, swasta, yayasan, joint venture, veteran dan perintis kemerdekaan.

Pendaftaran dilakukan oleh pemberi kerja/ instansi/ perusahaan tempat mereka mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan.

Syarat pembuatan BPJS Ketenagakerjaan untuk Tenaga Kerja Dalam Hubungan Kerja

  • Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), asli + fotokopi
  • NPWP perusahaan, asli + fotokopi
  • Akta perdagangan perusahaan, asli + fotokopi
  • Fotokopi KTP masing-masing karyawan
  • Fotokopi Kartu Keluarga masing-masing karyawan
  • Pas foto karyawan ukuran 2×3 masing-masing 1 lembar

2. Syarat Daftar BPJS Ketenagakerjaan untuk Tenaga Kerja Luar Hubungan Kerja

Tenaga kerja jenis ini beranggotakan pekerja sektor informal maupun pekerja mandiri seperti tukang ojek, supir angkot, pedagang keliling, dokter, pengacara/advokat, artis, dan lain-lain. . Pendaftaran dilakukan oleh pekerja yang telah membentuk wadah/organisasi dimana terdiri dari minimal 10 orang dan mendaftar ke BPJS Ketenagakerjaan.

Syarat Bikin BPJS Ketenagakerjaan untuk Tenaga Kerja Luar Hubungan Kerja

  • Surat izin usaha dari RT/ RW/ Kantor Kelurahan setempat
  • Fotokopi KTP pekerja
  • Fotokopi kartu keluarga masing-masing pekerja
  • Pas foto bewarna ukuran 2×3 masing-masing pekerja 1 lembar

Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan Online

Setelah persyaratan administrasi seperti disebutkan di atas terkumpul, ikuti langkah-langkah pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan berikut ini:

1. Bula laman resmi BPJS Ketenagakerjaan Republik Indonesia, http://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/

cara daftar bpjs ketenagakerjaan online 1

2. Perhatikan sudut kanan bawah, ada tulisan “Mau jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan?”, silakan klik “Daftar”. Akan muncul 2 pilihan, yaitu Pilih jika anda mendaftar sebagai perusahaan dan Pilih jika anda mendaftar sebagai personal/pribadi. (silakan pilih personal jika anda sebagai peserta perorangan).

3. Selanjutnya Anda akan dibawa ke halaman form pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan seperti gambar berikut:

cara daftar bpjs ketenagakerjaan online perorangan

4. Silakan isi nomor e-KTP, nama lengkap, tanggal lahir dan nomor handphone dengan jelas, lengkap dan benar lalu klik Daftar.

5. Silakan ikuti proses selanjutnya untuk menyelesaikan pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan online untuk perorangan atau mandiri.

Itulah manfaat, syarat dan cara daftar BPJS Ketenagakerjaan Online untuk personal, perorangan atau mandiri. Untuk hal-hal yang belum jelas atau informasi lebih lanjut silakan hubungi call center BPJS Ketenagakerjaan Nomor 1500910.

Semoga panduan ini bermanfaat. Terima kasih.

Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan Online untuk Perorangan | RumahBPJS.com | 4.5