Daftar Penyakit yang Ditanggung BPJS Kesehatan

By Categories : Penyakit

Setelah sebelumnya dijelaskan tentang pelayanan dan jenis penyakit yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan, kali ini kita akan membahas jenis penyakit yang ditanggung BPJS Kesehatan.

Baca juga: Pelayanan dan jenis penyakit yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan

Penyakit yang dicover BPJS Kesehatan adalah komprehensif (menyeluruh) mulai promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif sesuai prosedur serta indikasi medis. Pengobatan penyakit atau manfaat medis tidak melihat kelas kepesertaan, yang membedakan adalah akomodasi atau manfaat non medis sesuai hak kelas kepesertaannya.

Artinya, semua peserta BPJS Kesehatan berhak mendapat perawatan medis dan obat yang sama sesuai dengan jenis penyakitnya masing-masing. Tidak dibeda-bedakan berdasarkan kelas peserta. Yang membedakan antara BPJS Kelas 1, 2 dan 3 hanya ruang perawatannya.

Sistem berobat menggunakan BPJS adalah berjenjang, yaitu dimulai dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti puskesmas atau klinik peserta BPJS. Jika diperlukan, peserta dapat dirujuk ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) seperti rumah sakit. Jika dalam keadaan gawat darurat, tidak diperlukan rujukan berjenjang. Peserta dapat langsung menuju Faskes terdekat.

155 daftar penyakit yang ditanggung bpjs kesehatan

Daftar penyakit yang ditanggung BPJS Kesehatan

  • Vulvitis
  • Veruka vulgaris
  • Vertigo (Benign paroxysmal positional vertigo)
  • Varisela tanpa komplikasi
  • Vaginitis
  • Urtikaria (akut dan kronis)
  • Tuberkulosis paru tanpa komplikasi
  • Tonsilitis
  • Tirotoksikosis
  • Tinea unguium
  • Tinea pedis
  • Tinea manum
  • Tinea kruris
  • Tinea korporis
  • Tinea kapitis
  • Tinea fasialis
  • Tinea barbae
  • Tetanus
  • Tension headache
  • Takikardi
  • Taeniasis
  • Syok (septik), hipovolemik, kardiogenik, neurogenik)
  • Strongiloidiasis
  • Status Epileptikus
  • Skistosomiasis
  • Skabies
  • Sifilis stadium 1 dan 2
  • Serumen prop
  • Ruptur perineum tingkat 1-2
  • Rhinitis vasomotor
  • Rhinitis alergika
  • Rhinitis akut
  • Refluks gastroesofageal
  • Reaksi gigitan serangga
  • Reaksi anafilaktik
  • Rabies
  • Presbiopia
  • Pre-eklampsia
  • Polimialgia reumatik
  • Pneumonia, bronkopneumonia
  • Pneumonia aspirasi
  • Pitiriasis versikolor
  • Pitiriasis rosea
  • Pioderma
  • Pertusis
  • Persalinan lama
  • Peritonitis
  • Perdarahan subkonjungtiva
  • Perdarahan saluran cerna bagian bawah
  • Perdarahan saluran cerna bagian atas
  • Perdarahan post partum
  • Penyakit cacing tambang
  • Pedikulosis kapitis
  • Parotitis
  • Otitis media akut
  • Otitis eksterna
  • Obesitas
  • Napkin eczema
  • Morbili tanpa komplikasi
  • Moluskum kontagiosum
  • Miopia ringan
  • Miliaria
  • Migren
  • Mata kering
  • Mastitis
  • Malnutiris energi-protein
  • Malaria
  • Malabsorbsi makanan
  • Luka bakar derajat 1 dan 2
  • Lipoma
  • Limfadenitis
  • Liken simpleks kronis/ neurodermatitis
  • Leptospirosis (tanpa komplikasi)
  • Lepra
  • Laringitis
  • Konjungtivitis
  • Kolesistitis
  • Ketuban Pecah Dini (KPD)
  • Keracunan makanan
  • Kejang demam
  • Kehamilan normal
  • Katarak
  • Kandidiasis mulut
  • Intoleransi makanan
  • Insomnia
  • Influenza
  • Infeksi saluran kemih
  • Infeksi pada umbilikus
  • Infark serebral/Stroke
  • Infark miokard
  • Hordeolum
  • HIV AIDS tanpa komplikasi
  • Hipoglikemia ringan
  • Hiperuricemia (Gout)
  • Hipertensi esensial
  • Hipermetropia ringan
  • Hiperglikemi hiperosmolar non ketotik
  • Hiperemesis gravidarum
  • Herpes zoster tanpa komplikasi
  • Herpes simpleks tanpa komplikasi
  • Hepatitis B
  • Hepatitis A
  • Hemoroid grade 1-2
  • Gonore
  • Glaukoma akut
  • Gastroenteritis (termasuk kolera, giardiasis)
  • Gastritis
  • Gangguan psikotik
  • Gangguan campuran anxietas dan depresi
  • Gagal jantung kronik
  • Gagal jantung akut
  • Furunkel pada hidung
  • Fraktur terbuka, tertutup
  • Fluor albus/vaginal discharge non gonorhea
  • Fixed drug eruption
  • Filariasis
  • Faringitis
  • Exanthematous drug eruption
  • Epistaksis
  • Epilepsi
  • Eklampsia
  • Dislipidemia
  • Disentri basiler dan amuba
  • Diabetes melitus tipe 2
  • Diabetes melitus tipe 1
  • Dermatitis seboroik
  • Dermatitis numularis
  • Dermatitis kontak iritan
  • Dermatitis kontak alergika
  • Dermatitis atopik (kecuali recalcitrant )
  • Demensia
  • Demam dengue, DHF Demam tifoid
  • Delirium yang diinduksi dan tidak diinduksi oleh alkohol atau zat psikoaktif lainnya
  • Cutaneus larva migran
  • Cardiorespiratory arrest
  • Buta senja
  • Bronkritis akut
  • Blefaritis
  • Benda asing di konjungtiva
  • Benda asing di hidung
  • Bell’s Palsy
  • Astigmatism ringan
  • Asma Bronkial
  • Askariasis
  • Artritis Reumatoid
  • Artritis Osteoartritis
  • Apendisitis akut
  • Angina pektoris
  • Anemia defisiensi besi pada kehamilan
  • Anemia defisiensi besi
  • Alergi makanan
  • Abortus spontan komplit
  • Abortus spontan inkomplit
  • Abortus mengancam/insipiens

Masih banyak daftar penyakit yang dijamin BPJS Kesehatan. Jika penyakit peserta tidak ada dalam daftar di atas atau penyakit peserta membutuhkan perawatan lebih lanjut, pihak FKTP kemungkinan akan merujuk peserta ke FKTL.

Itulah daftar penyakit yang ditanggung BPJS Kesehatan. Ikuti prosedur BPJS agar pengobatan dijamin oleh BPJS Kesehtan. Semoga informasi ini bermanfaat, terima kasih.

Daftar Penyakit yang Ditanggung BPJS Kesehatan | RumahBPJS.com | 4.5