Sunat (Khitan) Ditanggung BPJS Kesehatan, Asalkan

Apakah sunat atau khitan ditanggung BPJS Kesehatan? Peserta BPJS Kesehatan dapat menikmati fasilitas sunat gratis atau dijamin oleh BPJS Kesehatan, apabila sunat dilakukan atas indikasi medis yang jelas yang ditetapkan oleh dokter, sebagai bentuk penanganan atas penyakit atau kondisi tertentu yang dialami peserta BPJS Kesehatan. Jika dilakukan atas permintaan sendiri, maka biaya sunat tidak dapat dijamin oleh BPJS Kesehatan.

Dari wikipedia kita tahu bahwa sunat, khitan atau sikumsisi adalah tindakan memotong atau menghilangkan sebagian atau seluruh kulit penutup depan dari penis. Frenulum dari penis dapat juga dipotong secara bersamaan dalam prosedur yang dinamakan frenektomi.

Sunat (Khitan) Ditanggung BPJS Kesehatan, Asalkan

Sunat atau khitan dilakukan karena alasan perintah agama (Islam). Sunat juga dilakukan orang karena alasan budaya. Selain itu sunat atau khitan bermanfaat untuk menjaga kesehatan.

Manfaat sunat untuk kesehatan antara lain berkurangnya risiko tertular infeksi penyakit seksual, mencegah terjadinya penyakit pada penis seperti peradangan pada kulup penis, mengurangi risiko infeksi saluran kemih yang dapat mengakibatkan masalah ginjal, berkurangnya risiko kanker penis, mengurangi risiko kanker serviks pada pasangan dan membuat kesehatan penis lebih terjaga.

Nah apabila peserta BPJS Kesehatan yang belum disunat terindikasi mengalami penyakit tersebut di atas, dan sunat sebagai penanganan penyakit tersebut maka biaya sunat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Demikianlah informasi tentang sunat atau khitan yang ditanggung BPJS Kesehatan. Semoga bermanfaat.

Sunat (Khitan) Ditanggung BPJS Kesehatan, Asalkan | RumahBPJS.com | 4.5