Cara Daftar BPJS Kesehatan Online Terbaru 2018

Cara Daftar BPJS Kesehatan Online Terbaru 2018 – Selain datang ke Kantor BPJS Kesehatan terdekat, Anda juga bisa  daftar BPJS Kesehatan secara online dari rumah.

Perangkat yang dibutuhkan untuk daftar BPJS Kesehatan Online diantaranya adalah memiliki komputer atau laptop dan koneksi internet. Jika tidak punya peralatan tersebut, Anda bisa memanfaatkan jasa warnet. Atau bisa juga memanfaatkan smartphone/android/tablet untuk daftar BPJS online via aplikasi.

Syarat-syarat  Daftar BPJS Online yang harus disiapkan

Persyaratan daftar BPJS online atau langsung ke kantor BPJS Kesehatan tidak jauh berbeda. Berikut ini persyaratannya:

  1. KK (kartu keluarga)
  2. KTP (kartu tanda penduduk) yang masih belaku
  3. Kartu NPWP
  4. Alamat Email dan No HP anda (harus aktif)
  5. Nomor Rekening kepala keluarga atau salah satu anggota keluarga yang digunakan untuk pembayaran iuran

Cara daftar BPJS Kesehatan Online

#1. Masuk ke laman http://daftar.bpjs-kesehatan.go.id/bpjs-online/

Sebelum mengisi formulir pendaftaran BPJS Kesehatan secara online, silakan baca dulu syarat dan ketentuan daftar BPJS Kesehatan online seperti dibawah ini.

Syarat dan Ketentuan :

  1. Pengguna Layanan Pendaftaran BPJS Kesehatan harus memiliki usia yang cukup secara hukum untuk melaksanakan kewajiban hukum yang mengikat dari setiap kewajiban apapun yang mungkin terjadi akibat penggunaan Layanan Pendaftaran BPJS Kesehatan.
  2. Mengisi dan memberikan data dengan benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
  3. Mendaftarkan diri dan anggota keluarganya menjadi peserta BPJS Kesehatan.
  4. Membayar iuran setiap bulan selambat-lambatnya tanggal 10 (sepuluh) setiap bulan.
  5. Melaporkan perubahan status data peserta dan anggota keluarga, perubahan yang dimaksud adalah perubahan fasilitas kesehatan, susunan keluarga/jumlah peserta, dan anggota keluarga tambahan.
  6. Menjaga identitas peserta (Kartu BPJS Kesehatan atau e ID) agar tidak rusak, hilang atau dimanfaat oleh orang yang tidak berhak.
  7. Melaporkan kehilangan dan kerusakan identitas peserta yang diterbitkan oleh BPJS Kesehatan kepada BPJS Kesehatan.
  8. Menyetujui membayar iuran pertama paling cepat 14 (empat belas) hari kalender dan paling lambat 30 (tiga puluh) hari kalender setelah menerima virtual account untuk mendapatkan hak dan manfaat jaminan kesehatan.
  9. Menyetujui mengulang proses pendaftaran apabila :

a) Belum melakukan pembayaran iuran pertama sampai dengan 30 (tiga puluh) hari kalender sejak virtual account diterima; atau

b) Melakukan perubahan data setelah 14 (empat belas) hari kalender sejak virtual account diterima dan belum melakukan pembayaran iuran pertama

10. Menyetujui melakukan pencetakan e-id sebagai identitas peserta.

11. Perubahan susunan keluarga dapat dilakukan di Kantor Cabang BPJS Kesehatan terdekat.

#2. Ceklis pada kotak kecil yang bertuliskan “Saya menerima dan menyetujui Syarat dan Ketentuan layanan pendaftaran BPJS Kesehatan”. Kotak persetujuan syarat dan ketentuan daftar BPJS Kesehatan Online ini wajib dicentang. Jika tidak, Anda tidak bisa melanjutkan proses daftar BPJS Kesehatan secara online.

#3. Klik Tombol Pendaftaran, kemudian akan terbuka laman baru seperti gambar di bawah ini:

cara daftar bpjs kesehatan online

    1. Cara Daftar BPJS Kesehatan Online

Terlebih dahulu silakan pilih jenis kepesertaan. Jenis kepesertaan BPJS Kesehatan ada 2 pilihan, yaitu:

  • Pekerja Bukan Penerima Upah yaitu setiap orang yang bekerja atau berusaha sendiri atas risiko sendiri.
  • Bukan Pekerja yaitu setiap orang yang mendaftarkan diri menjadi Peserta BPJS Kesehatan bukan sebagai Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah atau Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah: Kelompok Investor, Penerima Pensiun Swasta dan Pemberi Kerja.

Jika Anda seorang wiraswasta yang tidak bekerja pada perusahaan orang lain maka Anda pilih PBPU. Sedangkan jika Anda seorang investor, pensiunan pegawai swasta atau pemberi kerja maka Anda pilih jenis Bukan Pekerja. Cukup jelas kan?

Selanjutnya silakan ceklis kotak “Dengan ini saya menyatakan untuk mendaftarkan diri beserta Anggota Keluarga” di bawah kolom keterangan. Kolom keterangan akan terisi otomatis setelah Anda memilih jenis kepesertaan. Kalau kotak kecil ini terlewat (tidak diceklis) Anda tidak akan bisa mengisi nomor kartu keluarga dan kode captca.

#4. Isi nomor kartu keluarga dengan benar sesuai dengan nomor yang tertera dalam kartu keluarga karena akan dilacak oleh sistem. Jika salah mengisi nomor KK, proses daftar BPJS Kesehatan online tidak bisa dilanjutkan.

#5. Klik Inquery Kartu Keluarga

#6. Klik Proses Selanjutnya (untuk mengisi identitas, alamat dan faskes)

Setelah mengeklik Proses Selanjutnya (pada langkah keenam di atas), akan muncul formulir dengan urutan kolom sebagai berikut:

  • Identas peserta sudah otomatis terisi, kecuali kolom nomor handphone dan NPWP.
  • Alamat lengkap sesuai KTP/KK. Kamu tinggal mengisi nomor telp rumah dan memilih nama desa/ kelurahan.
  • Alamat surat menyurat/ domisili. Ceklis “Alamat surat menyurat sama dengan alamat KTP” jika domisili kamu sama dengan KTP dan tulis alamat domisili jika alamatnya beda dengan KTP.
  • Fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dan faskes tingkat pertama gigi. Jika FKTP yang kamu pilih sudah memiliki peserta lebih dari 5.000 jiwa, silakan pilih FKTP terdeat lainnya.

#7. Klik Proses Selanjutnya (untuk memilih kelas perawatan, isi nomor rekening dan email)

FYI, besar iuran dan fasilitas kels perawatan BPJS Kesehatan adalah sebagai berikut:

  • Kelas I Rp. 80.000 per bulan, berhak menempati kamar rawat inap kelas 1 (diisi oleh 2-4 pasien)
  • Kelas II Rp. 51.000 per bulan, berhak menempati kamar rawat inap kelas 2 (diisi oleh 3-5 pasien)
  • Kelas III Rp. 25.500 per bulan, berhak menempati kamar rawat inap kelas 3 (diisi oleh 4-6 pasien)

Jumlah pasien per kamar rawat inap disesuaikan dengan daya tampung faskes.

#8. Setelah formulir diisi dengan benar, klik Kirim Email lalu akan muncul proses penyimpanan. Klik OK.

#9. Cek Email di inbox atau SPAM, klik tombol Aktivasi Pendaftaran atau link aktivasi pada email dari BPJS Kesehatan.

Bila aktivasi berhasil, akan muncul peringatan “Proses Aktivasi selesai, silakan cetak lembar Virtual Account”. Silakan unduh VA Anda, kemudian bayar iuran BPJS Kesehatan ke bank atau PPOB yang berkerjasama dengan BPJS Kesehatan (sudah tertera di lembar VA).

Jika sudah bayar iuran, silakan cek lagi email Anda untuk melihat pesan masuk dari BPJS Kesehatan yang berisi e-ID Card Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.

Anda bisa menceak e-ID sendiri dan mengambil kartu BPJS Kesehatan di kantor cabang BPJS Kesehatan terdekat.

Syarat Pengambilan Kartu BPJS Kesehatan ke Kantor Cabang

  1. Mengisi formulir.
  2. 1 lembar foto copy KTP dan KK.
  3. 1 lembar foto copy KTP/ akte kelahiran bagi peserta yang belum punya .
  4. 1 lembar pas photo peserta ukuran 3×4.
  5. Virtual account/e-ID yang telah kamu cetak.
  6. Bukti pembayaran iuran BPJS Kesehatan dari bank/PPOB.

Demikianlah cara daftar BPJS Kesehatan online, semoga bermanfaat. Jangan lupa klik tombol share ke media sosial. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *